You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 900 Kilogram Sampah Ditimbang di BSA
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

900 Kilogram Sampah Ditimbang di Bank Sampah Anggrek

Sebanyak 900 kilogram sampah anorganik ditimbang di Bank Sampah Anggrek (BSA), RW 03, Jalan Tapak Siring, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Membantu pemerintah dalam penanganan sampah di Cipete Selatan

Pengurus BSA, Purwi Budihartati mengatakan, bank sampah yang berada di RT 12 ini sudah berdiri sejak November 2019 dan memiliki 40 nasabah.

"BSA didirikan warga untuk membantu pemerintah dalam penanganan sampah di Cipete Selatan," ujarnya, Senin (12/9).

Bank Sampah Amanah Bersama Timbang Dua Ton Sampah

Ia menuturkan, ratusan kilogram sampah anorganik yang rutin ditimbang setiap bulan ini beragam mulai dari kardus, kertas, botol air mineral plastik, besi dan alumunium. Penimbangan sampah organik di bank sampah ini juga dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Selain membantu pemerintah, keberadaan bank sampah ini juga memberikan penghasilan tambahan pada nasabah," ucapnya.

Petugas Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Cilandak, Tuti Fatahillah mengapresiasi inisiatif warga yang telah mendirikan BSA. Ratusan kilogram sampah yang ditimbang dan dikumpulkan selanjutnya diangkut ke bank sampah induk.

"Saya mengapresiasi warga dengan adanya BSA," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1215 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1000 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye796 personFakhrizal Fakhri
close